Nick ku BULU, tinggal di bandung, terlahir di bawah naungan bintang virgo, seorang penghayal yang menghabiskan waktu duduk termenung memikirkan ke depan dan bercermin ke belakang tanpa tahu apa yang akan terjadi kemudian.
Keinginan memiliki blog timbul setelah melihat blog miliknya REGINA yang bikin iri, kemampuan membuat sendiri tidak ada, maka larilah aku ke tempatnya ASEP di Tasikmalaya, atas bantuan penuh ASEP, jadilah blog ini. terima kasih ASEP yang telah meluangkan waktu mojok nya untuk membantu saya membuatkan blog ini. Tulisan pada blog ini sangat dipengaruhi oleh latar belakang dan bacaan yang pernah saya baca, dan pembaca akan bisa menebak pola pikir saya, selamat menebak dan membaca, semoga bacaan ini bisa diambil manfaatnya.
buku=kitab=bacaan Buku dalam bhs arabnya di sebut kitab, biar simpel kita sebut saja buku, isi buku berupa tulisan-tulisan yang bisa di baca, jadilah buku itu disebut bacaan. Dari hasil membaca akan menambah wawasan bagi pembacanya bahkan memberikan paham bagi pembacanya, dengan demikian tidaklah salah jika ada yang mengatakan "pena adalah pedang", apabila pembaca mengadopsi semua isi buku dalam bentuk sikap kehidupan jadilah bacaan itu sebagai ajarannya. Para penerbit dan pengarang acap kali lupa, bahwa buku yang dibuatnya akan mempengaruhi orang lain, mending kalo menjurus ke arah kebaikan, tidak sedikit mempengaruhi untuk berbuat negatif, dan itu diantisifasi dengan gerakan cuci tangan dari penerbit dengan bunyi "isi di luar tanggungjawab penerbit", tidak sedikit buku yang dibredel, karena alasan SARA, mengganggu stabilitas kemanan. Dalam setiap cetakan, selalui dibumbui dengan permintaan "kritik dan saran pembaca" baik itu tersirat maupun tersurat. Jika buku itu laris, akan muncul edisi-edisi lainnya, jika ada tambahan,maka muncul edisi revisi, sajian dalam buku hanya berupa ide-ide tanpa ada pembuktian, satu hal yang penting, setiap buku tidak satu pun yang berani mengatakan bahwa "isi buku ini benar dan tidak ada keraguan" atau "isi buku akan dijaga kebenarannya oleh pengarang". Itulah kelemahan buku buatan manusia, banyak lagi kelemahan-kelemahan lainnya, lantas mengapa manusia berburu / mengejar, dan rela mengeluarkan kocek yg lumayan besar untuk sebuah buku yang jelas-jelas sangat lemah dengan kebenaran, aneh !!?? Berbeda sekali dengan buku yang berasal dari wahyu, yaitu Al-Quran yang berani mengatakan "dzalika alkitabu la roiba fihi" tidak ada keraguan didalamnya alias benar, dan Penciptanya menjamin isi serta tulisannya, tidak ada edisi revisi,di dalamnya berisi gagasan yang disertai dengan pembuktian dan selalu diakhiri dengan kesimpulan. Jadi Al-Quran adalah bacaan yang menjamin pembacanya. Oleh sebab itu,dahulukan membaca kitab Al-Quran, yang akan menuntun hidup di dunia menuju Surga kehidupan dunia dan Akherat. "SUDAHKAH ANDA MEMBACA AL-QURAN HARI INI ?"